021-7244630 yayasanpiai@gmail.com

Kalaulah di negeri ini para Guru dan para Wali Allah tidak mengajarkan paham Ahli Sunnah Wal Jamaah, mungkin umat Islam Nusantara tidak pernah mau berjuang memerdekakan Indonesia. Mungkin juga tidak ada Indonesia. Ulama-ulama berfaham Aswajalah yang menggelorakan CINTA TANAH AIR SEBAGIAN DARI IMAN…… HUBBUL WATHAN MINAL IMAN.

Jargon Cinta Tanah Air Sebagian dari Iman, inilah yang membangkitkan rasa nasionalisme yang tinggi. Inilah modal dasar untuk melawan penjajahan asing agar bisa merdeka menguasi negeri senbdiri.

Berbeda  dengan orang-orang Islam di luar Indonesia, Arab misalnya. Mereka tidak berjuang melewan penjajah. Mereka mendapatkan kemerdekaan karena diberi, bukan karena perjuangan, maka mereka tidak punya NASIONALISME.

Penjajah memberi kemerdekaan kepada Arab Saudi untuk menjadi Negara kerajaan tentu ada syaratnya. Dan syarat itu ialah agar orang yang ditampuk menjadi pimpinan bersedia menghanguskan orang-orang Islam yang menjalankan ajaran Islam ala Ahli Sunnah Wal Jamaah. Karena hanya orang Islam yang berfaham Aswajalah yang menjadi penghalang bagi para penjajah….

Atasa dasar inilah Wahabi membumihanguskan ASWAJA di negerinya, dan kini mau diterapkan di Indonesia….. Orang-orang yang belajar agama dari Wahabi sudah tidak cinta lagi negerinya, sehingga ingin mengubah negeri ini seperti negeri arab. Orang-orang yang belajar dari Wahabi tidak lagi mencintai budaya bangsanya, sehingga ingin mengubah budaya Indoneseia menjadi budaya Arab. Lihatlah,,, mereka bangga dengan baju gamis dan membenci baju batik. Ulama Indonesia yang tidak bergamis dianggap bukan ulama dan tidak pantas belajar agama darinya…..