021-7244630 yayasanpiai@gmail.com

Tanggal 21 April 2016, Pengurus Dewan Masji Indonesia Tingkat Cabang Kota Administrasi Jakarta Selatan dilantik dan dikukuhkan oleh Walikota Jakarta Selatan Tri Kurniadi. Ada 10 Pengurus Dewan Masjid Indonesia Kecamatan, yaitu DMI Kebayoran Baru, DMI Kebayoran Lama, DMI Pesanggrahan, DMI Cilandak, DMI Pasar Minggu, DMI Jagakarsa, DMI Mampang Prapatan, DMI Pancoran, DMI Tebet, dan DMI Setiabudi.

Walikota Jakarta Selatan, Tri Kurniadi, setelah melantik dan mengukuhkan Pengurus DMI DKI Jakarta Tingkat Kecamatan se kota Administrasi Jakarta Selatan memberikan sambutan sekaligus menyampaikan harapannya untuk berperan aktif memberdayakan peran masjid sebagaimana masjid di zaman Rasulullah. Pengurus Masjid punya peran membina umat menuju kehidupan yang bahagia lahir dan batin, mengajak umat menjalankan agama. Pengurus masjid punya peran membangun dan mengawal moral bangsa melalui kegiatan yang ada di dalamnya. Pengurus Masjid bisa berperan menjaga masyarakat agar terbebas dari faham radikalisme, dari pengaruh narkoba, dari budaya barat/asing yang merusak seperti LGBT dan sebagainya. Pengurus Masjid harus beperan menjadi perekat kebersamaan umat dalam menciptakan perdamaian dan ketentraman bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Bangsa Indonesia mau tidak mau harus menghadapi globalisasi. Sebagai sebuah bangsa kita akan berinteraksi dengan bangsa lain, mau tidak mau harus membuka diri. Kini kita sudah memasuki era MEA (Masyarakat Ekonomi Asia), produk-porduk dari luar bebas masuk, tenaga-tenaga kerja professional dari negara di Asia boleh mencari kerja di sini, orang-orang Asing bisa masuk tanpa batas, dan budaya luar juga dengan mudahnya bisa berkembang di sini. Semua itu menjadi tantangan bangsa Indonesia, siapa yang tidak punya pondasi, siapa yang tidak bisa mengikuti dan tidak menyiapkan diri dalam persangian ini akan terpinggirkan. Maka Pengurus masjid yang punya peran membina umat hendaknya juga bisa mengikuti teknologi, mengembangkan inovasi, menciptakan kreatifitas dan gagasan-gagasan yang membuat umat makin cerdas dan berkualitas. Pengurus masjid punya peran untuk menjaga masyarakat agar tetap berpegang pada budaya sendiri, sebab kalau masyarakat sudah tercabut dari akar budayanya, bangsa ini sudah tidak punya identitas dan kehilangan jatidiri.

Berkiatan dengan program kemanusiaan Pemerintah DKI Jakarta, Walikota Jakarta Selatan meminta kepada semua pengurus DMI DKI Jakarta ikut berperan aktif dan mensosialisakannya. Program itu ialah 5 Terbit. 1). Tertib Hunian. Maka semua tempat-tempat kumuh yang menjadi sumber penyakit dan sumber kriminilatas atau penyakit sosial ditertibkan. Mereka bukan digusur, tetapi dimanusiakan. 2). Tertib Pedagang. Tempat-tempat dagang yang mengganggu dan tidak sesuai peruntukannya ditertibkan. Semua pedagang kaki lima ditertibkan, dibina dan diarahkan supaya naik pendapatannya. Bahkan secara khusu diberikan kemudahan pinjaman yang bunganya sangat kecil. 3). Tertib Sampah. Masyarakat diminta untuk menjaga kebersihan, tidak membuang sampah sembarangan. Bungkus plastic terpaksa diminta untuk dibayar, tidak lain itu tujuannya adalah untuk mengurangi sampah plastik. 4). Tertib Demo. Selama ini setiap kali ada demo, banyak pihak yang dirugikan, bahkan taman yang dibangun rapi menjadi rusak karena dipakai untuk tempat demo. Maka demo ke depan akan disiapkan tempatnya. 5). Tertib Lalu Lintas. Salah satu penyebab ketidaknyamanan di jalan adalah gangguan lalu lintas yang tidak tertib. Demi tertibnya lalu lintas itu pula maka sekarang dibangun jalan layang, MRT dan sebagainya (Reportase Saifuddin Aman).